Novel Terbaru : Novel Setia Itu Menjaga Dan Percaya

Posted on

Kegagalan dalam menjalin hubungan dimasa lalu membuat ku terus waspada dan ingin memastikan bahwa itu tidak akan terjadi lagi. Tepat hari ini saya pergi keluar kota mengerjakan beberapa tugas yang sempat tertunda, pastinya juah dari dirinya seluruh mimpi akan menjadi hidup. Betapa tidak dia memang sekarang sudah menjadi pacar bahkan kekasih yang merencakan pernikahan kedepan tetapi seluruh itu belum final sebab dia juga merencanakan pernikahan sebelum saya datang bersama lelaki lain.

Menulis dalam keadaan galau memang akan memberikan kesan yang sedikit lebay tetapi percayalah satu hal bahwa saya memang benar-benar jatuh cinta padanya, mulai merasakan takut kehilanga, cemburu karena dia membagi persaan bersama ku dan orang lain selama ini saya bahkan tidak pernah merasakan jatuh cinta jika seseorang tidak menyukai ku tidak pernah terpikir untuk membuatnya jatuh cintah selalu pergi dan mencari cinta yang lebih baik.

seluruh masalah diatas ku tulis dalam kondisi bukan seperti sekarang, saya hari ini menyelesaikan tulisan di draf blog karena belum sempat ada beberapa pekerjaan lain. Tetapi keadaan sekarang mulai berbeda saat saya menulis tiga kisah pertama keadaan tidak seperti sekarang saya belum mengenal lebih dekat meski prediksi dan analisis mengarah dan belum terbukti, saya yakinkan diri bahwa memang hanya ini saja masalah dari perjalanan cinta kami.

Memang ada banyak hal yang tidak bisa dijelaskan bersama kata-kata, termasuk konflik hati yang tengah dirasakan saat ini, tetapi saat ini saya tidak ingin membagi kisah itu sampai nanti dan akan ku bawa sampai mati, saya hanya ingin menyelesaikan tulisan kemarin bersama kondisi keadaan ku sekarang yang ternyata ketakutan selama ini memang menjadi kenyataan.

Mimpi buruk yang dirasa ternyata berubah menjadi kenyataan, saya hanya ingin membahas dan menjelaskan perjalanan tulisan ini tidak lebih bahwa memang setia kadang menyakitkan apalagi sudah berusaha keras untuk menyakinkan diri bahwa seseorang pantas untuk diberikan kesetiaan. Bukan hidup ku mungkin jika berjalan sesuai bersama harapan tanpa ujian yang berarti.

saya sadar bahwa semakin tinggi pohon akan semakin kuat angin yang akan menerpa, akarlah penentu dari roboh atau tidaknya pohon. Seperti itulah manusia terpuruk atau tidak bergantung pada sikap dan perubahan untuk menjadi lebih baik tidak ada yang tidak bisa berubah selagi niat dan usaha dilakukan akan tetap bisa dilakukan. saya sadar bahwa saya bukanlah orang baik yang sempurna selalu taat pada agama, saya bukan seperti itu banyak dosa dan perbuatan salah yang pernah dilakukan.

Masa lalu ku tahun 2014 mengajarkan ku arti setia pada seseorang, saya sempat dekat bersama seorang gadis yang menurutku sempurna bahkan kami dekat saja menggunakan cara Islam tidak pacaran jika siap langsung melamar, Proses pengenalan dari Taaruf sejak tahun 2012 silam saya mengenal sosok gadis itu dan jujur maski sikap tidak menunjukan suka tetapi saya sudah mulai bisa setia untuk beberapa kali dan terasa paling special untuk pertama kalinnya.

Memang ada beberapa kali pancingan meski kami hanya berteman, jika saya mencintainya harus siap untuk menikahi dan melamar karena bagi pasangan restu orang tua adalah keputusan dia. Gadis yang dimaksud bukan yang ingin dinikahi sekarang. Jujur jika kalian membaca cerita sebelumnya mungkin tahu paham alurnya bahwa sebelum tahun ini 2015 saya pernah berusaha setia kepada orang yang berbeda sampai akhirnya.

Dari setia saya belajar banyak hal, Bahkan saya bisa melupakan sang puteri karena saya mulai merasakan bisa setia bersama pilihan ini. Tetapi Tuhan berkata lain dari kesetian itu saya dapatkan kekecewaan Tepat pada bulan Agustus 2015 saya ditinggal menikah. Sebelum ditinggal saya hanya meminta beberapa bulan untuk mencapai target karir setelah itu saya akan melamar Gadis tersebut, tetapi dua minggu sms yang dikirim Si Gadis tidak dibalas, setelah saya bahas dia malah mengundang ku untuk bisa hadir dipernikahan bukan menjadi pengantin tetapi hadir jadi tamu. Ingin kecewa rasanya, tetapi tidak pantas karena dia bukan siapa-siapa pacar pun bukan, rasa itu disimpan sendiri. Dari sana saya sadar bahwa mungkin saya tidak baik untuknya.

saya tidak pernah menyesal jika dari kesetiaan akan ada banyak kekecewaan yang didapat, luka, sedih tersiksa, tapi saya sadar bahwa kesetiaan yang tulus akan menghasilkan kebahagiaan, jika memang kesetiaan itu menyakitkan, setidaknya saya sudah memberikan yang berbaik untuk orang yang tidak setia kepada ku. Percaya Janji Alloh Jika kita memikirkan kebahagiaan orang lain maka yang menjamin kebahagiaan kita adalah Alloh.

Kini menemukan hati lain yang menurutku impian selama ini, sosok Sang Puteri meski pada akhirnya memberikan kekecewaan juga, saya kembali merasakan hal yang sama, tetapi saya tetap akan melakukan hal sama sekali lagi mulai untuk setia pada pilihan bahkan berkali-kali. saya sadar hal menyakitkan sekalipun jika itu sebuah kebaikan akan tetap dilakukan, tidak ada lagi yang bisa dikeluhkan kerana malu kepada Tuhan karena ada banyak sekali yang belum disyukuri.

Kadang dari mengeluh bukan tidak baik, dari sana kita mengetahui apa yang tidak diketahui dari yang dilihat. Ini saya yang sekarang memiliki rencana Menikah salah satu komitmen bentuk dari sebuah kesetian, tetapi apakah tetap bisa setia kepada orang yang sudah mengabaikan kepercayaan tidak hanya sekali bahkan beberapa kali ?. Pertanyaan seperti itu kadang muncul dari hati ini.

Waktu dan pahitnya hidup mengajarkan ku menemukan jawaban arti dari sebuah Kesetiaan. saya tidak bisa berbuat apapun dan untuk apapun, tidak bisa memaksa untuk berubah sesuatu, tidak bisa mengatakan hal yang muluk-muluk dalam sebuah hubungan selayaknya manusia yang pasti melakukan kesalahan. Karena kepastian sebuah perkataan terdakang berubah jika keadaan yang berbeda sudah dirasa.

Berulang kali saya mengatakan hal ini bahwa “saya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangan, memilihnya bersama segala kekurangan, jika benar memang suatu saat saya dikhianati dan tidak mendapatkan kebahagian atas pilihan yang sudah diperjuangkan, saya Ihklas Menerima pilihan itu, Yakin bahwa Alloh akan menjamin kebahagiaan ku jika saya sudah berusaha keras untuk membahagiakan orang yang ku sayang.

Sekali lagi saya tidak bisa merubah siapapun dan apapun, yang ku bisa hanya membuat mereka berfikir dan menyadari apa yang harus dilakukan dan pantas untuk itu. Selebihnya saya tidak menginginkan yang lain Ya Alloh. Saat saya Ikhlas menerima seluruh yang dirasa sampai sejauh inilah saya mendapatkan apa yang saya inginkan sesuai bersama jalan yang benar doa ku terjawab satu persatu.

Mungkin yang pernah dilakukan entah itu saya atau pasangan ku dimasa lalu adalah dosa besar yang sulit diampuni, saya siap mengantikan posisinya bersama segala dosa yang ku miliki bila harus menerima hukuman mu Ya Rob, saya akan pergunakan waktu hidup ini untuk membimbing nya bersama cara yang saya bisa. Engkau Maha Segala-galanya.

Setia itu Menyakitkan tetapi untuk bahagia kita harus mencoba untuk merasakan resiko apapun itu. saya bukan orang baik Tuhan tiap-tiap hari ada saja kesalahan yang dilakukan, saya percaya meski jodoh kami yang mengupayakan seluruh atas kehendak mu. Jika tidak baik untuk hidup ku saya percaya engkau tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi, tetapi hal sebaliknya Jika baik seperti apa ujian yang dihadapi kami akan tetap bersatu.

Untuk kesekian kali menegaskan saya tidak bisa berjanji untuk setia kepada pasangan karena perkataan sering berubah-ubah sesuai bersama kondisi yang dirasakan tetapi yang perlu diingat hanya satu hal untuk meyakinkan dia bahwa. “Pikirkan jika ada banyak hal lebih baik diluar sana dan saya bisa memperoleh bersama mudah, tetapi saya masih memperjuangkan cinta kita bertahan mencoba setia, mengorbankan seluruh kebahagian ku untuk membahagiakan mu, dan bahagia bersama. Berarti Cinta ini bukan cinta sesaat ku gunakan logika untuk memilirkan perasaan itu dan jika sudah diputuskan itu akan bertahan sampai saya meninggal dunia nanti.

Cobaan kita mungkin tidak banyak sayang, tetapi akan ada banyak masalah baru yang mencoba mengingatkan kita bersama masa lalu dan merenggangkan hubungan ini. saya ingin buktikan pada Alloh bahwa kita bisa bersama terus sampai akhir nanti, saya menulis ini bukan untuk terakhir tetapi saya ingin saat nanti saya mulai dihasut Setan ragu bersama mu, saya  bisa membaca kembali perjalanan bahwa perjuangan ku untuk perjalanan cinta kita sudah sampai sejauh ini.

Jika saya meninggal lebih dulu dari mu sayang, permintaan cuma satu saya ingin kau tetap mempertahankan seluruh hal yang baik yang sudah ku ajarkan, jangan pernah berubah meski saya telah tiada. anda harus mencari orang yang lebih baik dari ku yang bisa membimbing mu lebih baik lagi. Tetapi mimpi ku bisa bersama mu sampai nanti seumur hidup, menua bersama, melihat anak-anak kita besar, dan meninggal dunia bersama. Manusia akan berhenti bernafas ketika tidak lagi bermimpi dan seluruh terget dianggap sudah tercapai. saya akan terus bermimpi agar tetap bernafas.

Setia itu sederhan, Ihklas berprasangka apapun yang terjadi tetap berbuat yang terbaik kepada siapapun termasuk kepada orang yang sudah berkelakuan buruk, dan mempercayakan seluruh kepada Tuhan. Meski kita tidak bisa seperti Rosull setidaknya kita bisa mengikuti sedikit saja perilaku contoh yang sudah ada bersama hati tulus. Kesetiaan itu bukan dari pasangan tetapi dari diri sendi untuk menjaga satu hati dan menutup hati untuk lainnya sepanjang nafas masih berhembus. Setia itu menjaga diri dan percaya bahwa hal sama dilakukan oleh pasangan. Selebihnya Ikhlas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *